<?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title>Monologue of Prinny</title>
<link>https://ameblo.jp/townel/</link>
<atom:link href="https://rssblog.ameba.jp/townel/rss20.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
<atom:link rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" />
<description>Town eLのブログ</description>
<language>ja</language>
<item>
<title>ひさしぶり</title>
<description>
<![CDATA[ <span style="font-weight: bold;">Song of The Day: <span style="font-style: italic;">AKB48 - Beginner</span></span> <img src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/038.gif" alt="音譜"><br><br>Tadaima~ (＝⌒▽⌒＝)<br><br>Phew, akhirnya ada waktu juga untuk update blog-ku yang terbengkalai ini.. <br><br>Aku juga tak yakin sih ada yang masih ingat aku punya blog di sini.. terbengkalai selama 2 tahun.. ( ￣っ￣)<br><br>Untuk hari ini, aku ingin share sesuatu yang terjadi 10 tahun lalu..<br><br>Hari ini, tiba-tiba aku teringat kejadian di tournament game Winning Eleven nasional yang diselenggarakan sebuah majalah game terkenal. <br><br>Sewaktu aku masih SMA, meskipun dari segi akademik, physical ability, dan penampilan aku ini sama sekali nothing special, tapi ada 1 hal yang membuatku lumayan dikenal bahkan oleh adik/kakak kelas sekalipun, yaitu.. Winning Eleven ! ＼(*｀∧´)／<br><br>Yup, Winning Eleven, sebuah Soccer Game di PlayStation, game yang sekarang English version-nya oleh banyak orang lebih dikenal dengan sebutan Pro Evolution Soccer. <br><br>Bisa dibilang aku adalah unofficial representative utama untuk game ini di sekolahku.. Well, yang official juga tak ada sih, sekolah mana mendukung yang beginian ( ￣っ￣). Aku sering sekali memenangkan perlombaan game ini di banyak game center dan persewaan PlayStation kecil yang tersebar di Surabaya. <br><br>Sebenarnya aku juga termasuk 4 besar di game Tekken 3 sih, tapi... yang satu ini.. gap skill antara peringkat 4 (aku) dengan peringkat 3-2-1 amat sangat terlalu jauh.... Mereka bertiga mainnya benar-benar dewa, aku bahkan pernah dihajar 30-1 (1x menang gara-gara pakai Gon) melawan si peringkat 3 dan akhirnya aku benar-benar lost interest lanjut main Tekken 3.. (￣Д￣；；<br><br>Anyway, back to Winning Eleven.. <br><br>Waktu itu aku sparring dengan salah satu top player Winning Eleven Surabaya (anak sekolah swasta P), dia bilang skill-ku sudah hampir setara dengan top-top player yang pernah dia lawan di tournament, dia memang regular sih di tournament tingkat nasional, sedangkan aku sendiri belum pernah ikut tournament dalam skala besar. Pada akhir sparring, dia mengajak aku ikut tournament nasional sekitar 1-2 bulan lagi.<br><br>1 1/2 bulan kemudian, aku benar-benar ikut tournament ini, masih tingkat Surabaya sih, dan di sana aku berhasil melaju dengan mulus ke babak 32 besar. <br><br>Sebelum babak selanjutnya dimulai, salah satu teman sekolahku tanya, "Mana 'Dia' ? Kok nggak kamu ajak ke sini juga ?". Aku jawab, "Yah, 'Dia' kan ada les di sekolah, mana bisa datang, lagipula mana tertarik 'Dia' lihat beginian.."<br><br>Tanpa sepengetahuanku, ternyata temanku ini cerita ke temannya Dia kalau aku di sana sudah sampai 32 besar, dan.... <br><br>Sebelum mulai babak 8 besar, tiba-tiba aku dikagetkan oleh suara yang sangat familiar.. <br>Dia ternyata datang ke tempat tournament ini !! Dan.. bolos les... (°Д°；≡°Д°；)<br>Dari jauh aku dengar Dia (dan teman-temanku yang lainnya) menyemangatiku.. <br><br>Normalnya, saat disemangati oleh pacar, orang yang dicintai begini, orang biasanya akan justru makin semangat, morale up dan makin konsentrasi kan ?<br><br>Yang terjadi di sini justru sebaliknya, karena terlalu 'fired up', permainanku jadi super kacau.. <br><br>Aku yang style permainannya biasanya agak monoton tapi lumayan efektif, main di wing, dan selalu berusaha mencetak gol dengan menggunakan umpan cross + heading, tiba-tiba berubah jadi.. over stylish.. selalu berusaha mendobrak pertahanan lawan lewat jalur tengah, mulai main-main skill individu, dribble melewati barisan pertahanan lawan. Style yang biasanya hanya aku gunakan saat aku main-main dengan teman-teman di sekolah yang skill-nya tak terlalu bagus supaya pertandingannya jadi lebih seru dan gol-gol yang dihasilkan 'indah'.. (´＿｀｡)<br><br>Hasilnya ? Yah, tentu saja aku dihajar habis-habisan, 3-1... （Ｔ＿Ｔ）<br><br><br>Ini event pertamaku yang aku jalani saat aku sudah punya pacar.. akibatnya aku jadi salah tingkah sendiri saat tiba-tiba orang yang dicintai datang beri surprise seperti ini.. (￣Д￣；；<br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-11172844174.html</link>
<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 01:24:13 +0900</pubDate>
</item>
<item>
<title>World of Heavenly Sound (Part 1)</title>
<description>
<![CDATA[ <span style="font-weight: bold;"><span style="text-decoration: underline;">Current Mood:</span> </span><img src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/038.gif" alt="音譜"><br><span style="font-weight: bold;">Song Of The Day</span>: Lee Soo Young - 참아보려해<br><br>Audiophile, sebuah istilah yang sering ditujukan kepada mereka pecinta musik yang selalu mencari sebuah setup hi-quality audio yang terbaik, yang mampu mengeluarkan seluruh potensi sebuah lagu, memperdengarkan secara nyata art of music statement yang ingin disampaikan oleh sang komposer dan juga penyanyi lagu tersebut..<br><br>Kira-kira begitulah definisi audiophile menurut pendapatku..Sebagian orang mungkin sudah tahu bahwa aku, adalah seorang audiophile..Music telah menjadi bagian dari hidupku semenjak aku masih kecil, tak pernah ada 1 haripun telinga ini tak bersentuhan dengan music.<br><br>Sebelumnya, aku hanyalah sekedar penikmat musik biasa, aku selalu berusaha menerima musik apa adanya. <br>Aku bahkan mempunyai misconception tentang dunia audio seperti, <span style="font-style: italic;">"Music yang terdengar dari speaker, headset, headphone murahan itu tak akan jauh bedanya dengan jika didengarkan lewat speaker, headphone hi-end."</span><span style="font-style: italic;">. "Kalau kualitasnya terdengar kurang bagus, kesalahan ada pada sang penyanyi dan pencipta lagu.."</span> <br>dan masih banyak lagi..<br><br>Pernah suatu kali aku mengeluh pada seseorang tentang betapa mengecewakannya kualitas suara penyanyi / band di atas panggung jika dibandingkan dengan kualitas suara mereka di rekaman Vinyl / CD..<br><br>Mendengar keluhanku ini, orang tersebut berkata kira-kira seperti ini, "Kualitas live performance pasti akan sulit sekali menyamai kualitas pada saat rekaman karena proses rekaman ini tak dibuat 1 kali rekam saja seperti live performance. 1 lagu saja mungkin bisa direkam per bagian-nya berulang-ulang sampai puluhan kali demi mendapatkan hasil yang maksimal. Producer, Composer, Artist, mereka semua bersatu, berusaha sepenuh hati untuk menghasilkan suatu music yang everlasting, sebuah masterpiece yang akan selalu dikenang sepanjang masa, "<br><br>Namun semua misconception itu hilang semuanya semenjak aku terjun ke dalam dunia Heavenly Sound ini yang lalu.. Berada di Surabaya yang memiliki "The Small Headphone Store" berisi racun audio ganas, membuatku sangat bahagia sekali. Berkat toko ini, penghalang yang selama ini membuatku merasa tak pernah puas di dalam mendengarkan music, sebuah veil yang selalu membuat music terdengar congested, akhirnya terbuka..<br><br>"Ini dia, this is the real music that the singer want me to hear.."<br><br>Semenjak saat itu, pandanganku terhadap music berubah. <br>Aku ingin tahu, aku ingin mengerti, aku ingin merasakan sepenuhnya idealisme music seperti apakah yang ingin ditunjukkan, dipresentasikan melalui musik ciptaan mereka ini.. <br>....<br>...<br>..<br>Minggu lalu, aku hampir kehilangan semua ini..<br><br><span style="font-style: italic;">&lt;to be continued)</span><br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-10679171778.html</link>
<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 03:34:10 +0900</pubDate>
</item>
<item>
<title>Memories of the past....</title>
<description>
<![CDATA[ <span style="font-weight: bold;">Current Mood:</span> <img src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/248.gif" alt="半月"> <br><br>Pada pagi hari ini aku akan bercerita tentang sesuatu yang terjadi pada diriku sejak malam itu 7 tahun yang lalu, sebuah rahasia yang belum pernah aku ungkapkan kepada siapapun, termasuk orang yang paling dekat denganku yaitu adikku.. Aku pernah beberapa kali mencoba menceritakannya tapi.. 'moment yang tepat' untuk bercerita ini tak pernah datang.. <br><br>Dulu, pada blog ini, aku pernah berjanji untuk menuliskan cerita tentang teman masa kecilku yang mengungkapkan rasa sukanya padaku.. dan hari ini aku akan memenuhi janjiku itu.. <br><br>That girl, sebut saja namanya R.. Karena urusan pekerjaan, akhirnya kita bertemu lagi sebagai seorang partner kerja sementara (hanya untuk 1 proyek saja). R adalah seorang wanita yang sangat supel, keahliannya dalam berbicara memudahkannya untuk akrab dengan siapa saja, Setelah proyek kita hampir sukses, R tiba-tiba mengajakku untuk pergi jalan-jalan, dan juga mentraktirku makan malam di sebuah restoran. Aku dengan santai menerima ajakannya karena.. yah.. bagi yang mengenalku pastilah tahu kalau.., aku ini.. um.. sangat suka dengan kata-kata seperti 'traktir', 'gratis/free',.. =P<br><br>Di restoran itu, sambil menunggu hidangan disajikan, R mulai bicara tentang masa kecil kita berdua.. <br>Awalnya tak ada yang aneh dengan jalan pembicaraannya, namun di tengah-tengah, tiba-tiba dia berkata kira-kira seperti ini, "...kamu juga masih sama aja kayak dulu, aneh n tetep diam-diam menghanyutkan, wah kalo gini bisa-bisa tragedi yang dulu bakalan keulang lagi.."<br><br>"tragedi apa ?", tanyaku.<br><br>Sambil tersenyum dan meletakkan kedua tangannya di atas meja, dia menjawab, <br>"itu lho, dulu aku semasa SD naksir berat lho ke kamu......"<br><br>....<br>Wew.. swt..<br><br>..<br>Suasananya jadi agak 'aneh' setelah dia bilang begitu.. 'Aneh' dari sudut pandangku sih, karena kayaknya ekspresi wajah R sama sekali tak berubah, ia tetap tersenyum memandangku dengan tatapan yang.. um.. penuh percaya diri ? <br><br>Setelah itu, aku bertanya ke R, "Kok bisa ? Waktu itu apa yang membuat kamu suka aku ?"<br>Dan, mulailah ia bercerita panjang lebar tentang masa kecilku, saat kita pertama kali bertemu di bangku SD kelas 4. Pada saat itu, teman-teman cowokku yang sedang memasuki masa 'puber' menanyakan pendapatku tentang seorang cewek cantik berubuh seksi yang ada di majalah (ehm, sekedar informasi, ini majalah biasa lho.. bukan majalah porno..), Pada saat itulah R mendengar aku mengatakan sesuatu yang 'menurutnya' sangat berkesan dan 'membuka' pandangannya terhadapku.. Aku tak bisa menceritakan kata-kata apa yang aku ucapkan saat itu karena aku sendiri tak percaya diriku ini pernah mengatakan hal seperti itu.. <br><br>"Kenaifan anak kecil ?"Mungkin juga, karena sepanjang yang aku ingat tentang diriku di masa lalu, sedari kecil aku memang punya berbagai pandangan yang tak biasa tentang dunia ini.. Jadi wajar saja kalau aku mengatakan hal seperti itu..<br><br>Namun bukanlah kisah tentang R yang ingin aku ceritakan pada pagi hari ini..<br>.<br>Sebenarnya, perkataan yang aku ucapkan sehingga membuatnya suka padaku, dan juga berbagai hal yang ia ceritakan padaku termasuk perkataanya kalau R adalah salah satu teman baikku semasa SD, aku... sama sekali tak dapat mengingatnya.. <br><br>"Yah, wajar lah.. itukan sudah lama sekali, wajar saja kalau kamu lupa.."<br>Mungkin itulah yang ada di benak kalian saat ini tentangku.. <br><br>Sepertinya, sudah saatnya aku menceritakan hal ini.. <br><br>Aku, memang lupa, aku tak ingat apapun tentang segala yang R ceritakan padaku, tentang bagaimana R pertama kali bertemu denganku, tentang R yang duduk di belakangku, tentang siapakah itu R...<br><br>"R ? R siapa ? Teman baik sampai SD ? Huh ?"<br>"Apakah aku pernah punya teman bernama R semasa di SD kelas IV ?"<br>"Siapakah yang dulu duduk di belakangku ? Siapa yang duduk di sampingku ?"<br>"Kelas IV ? Kelas IV itu di mana ?"<br>..<br>Ingatanku tentang R, dan juga masa itu... kosong.. <br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-10653588943.html</link>
<pubDate>Mon, 20 Sep 2010 05:11:23 +0900</pubDate>
</item>
<item>
<title>A New Day, A New Update, A New Path of Life ?</title>
<description>
<![CDATA[ <span style="font-weight: bold;">Current Mood:</span> <img alt="ガーン" src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/141.gif"><br><br>Phew, akhirnya.. <br><br>Setelah tertunda berminggu-minggu bahkan lebih dari 1 bulan, akhirnya... niat untuk mengupdate blog-ku ini benar-benar ter-realisasi.. ヾ(＠^▽^＠)ﾉ<br><br>Cerita tentang confession teman semasa kecil-ku pada entry blog yang sebelumnya, dengan sangat terpaksa aku akan tunda terlebih dahulu untuk entry selanjutnya karena.. ada hal yang lebih ingin aku ceritakan saat ini.<br><br>Terhitung mulai tanggal 1 July 2010, aku telah beralih profesi dari seorang designer menjadi.. um.. 'pengusaha' ? Secara kebetulan bulan lalu aku mendapatkan sebuah peluang bisnis yang lumayan menggiurkan dari salah seorang partnerku. Awalnya aku sedikit pesimis menerima tawarannya, tetapi setelah aku coba pelajari dan dalami lebih lanjut bisnis ini, ternyata prospeknya sangat besar sekali. <br><br>Bagi yang membaca kata-kataku di atas, mungkin berpikir aku sedang membicarakan tentang MLM... <br>Haha, bukan kok, ini sama sekali bukanlah MLM, tapi bisnis sungguhan. Aku tak bisa menceritakan detailnya di sini, tapi yang pasti bidang pekerjaannya agak jauh dengan jalur pendidikan yang aku tempuh selama ini. <br>...<br>Seharusnya bagi seorang lulusan Desain Komunikasi Visual sepertiku, pekerjaan baruku ini bukanlah hal yang sulit, tapi bagiku.. ini... sulit..... Sedari dulu aku mempunyai sebuah kelemahan yang cukup fatal bagi seorang Designer, yaitu kemampuan bicara verbal yang sangat buruk sekali. Begitu buruknya, bahkan orang-orang yang baru mengenalku sering sekali mengira aku ini adalah orang luar negeri atau orang luar pulau. (￣Д￣；；<br>Aku juga termasuk seseorang yang sangat tak gaul, sulit membuka hati pada orang lain, cuek, konservatif, pendiam.. semua ini semakin menyulitkanku untuk dapat beradaptasi dengan pekerjaan baruku. <br><br>Sigh.. <br>Meskipun begitu, aku.. akan mencoba untuk berubah.. <br>Meng-improve kemampuan komunikasiku, belajar untuk open-minded.. <br>Semoga saja aku bisa, semoga saja..<br><br><br><span style="font-weight: bold; font-style: italic;">Song of The Day:  </span>Norihiro Tsuru (Acoustic Cafe) - Last Carnival<br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-10580004946.html</link>
<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 02:06:51 +0900</pubDate>
</item>
<item>
<title>Reunion (With This Blog)</title>
<description>
<![CDATA[ <span style="font-weight: bold;">Current Mood:</span> <img src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/122.gif" alt="星空"><br><br>ただいま～<br><br>Phew.. sepertinya sudah lama sekali aku tak meng-update blog pribadiku ini. <br>Rasanya.. jadi sedikit, terbengkalai.. <br>Padahal sebenarnya ada begitu banyak hal yang ingin aku ceritakan di sini..<br>Uh well~<br><br>Nah, darimana aku harus memulai ya.. hm....... <br>Oh iya, lagi-lagi.. ada cewek yang menyatakan perasaannya ke aku.. (￣Д￣；；<br>Cerita selengkapnya.. akan aku ceritakan pada entry blog selanjutnya~<br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-10543281758.html</link>
<pubDate>Mon, 24 May 2010 03:24:55 +0900</pubDate>
</item>
<item>
<title>Anxious Heart</title>
<description>
<![CDATA[  <span style="font-weight: bold;">Current Mood:</span> <img alt="アップ" src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/173.gif"><img alt="ダウン" src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/175.gif"><br><br>Aku berusaha melupakannya, mencoba tersenyum.. mencoba tertawa.. <br>Dan meskipun ada banyak hal menyenangkan menghampiriku selama 1 minggu ini.. <br>Aku tetap tak bisa mengusir perasaan gelisah ini.. <br><br>Stress.. sedikit demi sedikit mulai menumpuk..<br>Waktu.. sedikit demi sedikit mulai menyusut.. <br><br>I want that future.. <br>I yearn to be that future self in my dream..<br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-10516744756.html</link>
<pubDate>Sat, 24 Apr 2010 17:22:02 +0900</pubDate>
</item>
<item>
<title>End of War</title>
<description>
<![CDATA[ Current Mood: <br><br>Akhirnya berakhir juga..<br>Tadi pagi sekitar jam 7 aku mendapatkan respon SMS dari SK, menanyaiku apakah aku masih mau CD-nya atau tidak. Ia bilang karena aku kemarin tak segera memberinya kabar, maka ia tak bisa bawa CD-nya ke kantor sehingga pengiriman CD-nya tak bisa diproses kemarin itu juga. Dia juga dengan tanpa merasa bersalah bilang padaku kalau 'orang yang memberikan no HP-ku itu' saja percaya padanya dan mau memberikan no HP-ku padanya. <br><br>Reaksiku saat membaca SMS darinya ini..<br><br>Huh ?? What The.. Kantor ?? Aku baru tahu info bahwa CD-nya masih sisa 1 itu sekitar jam 9 malam, dan juga aku baru mulai bicara dengan dia, pesan CD-nya itu jam 9 malam !!! Sekarang orang ini menyalahkanku karena 'terlambat bilang' ? 4 jam belum berlalu semenjak aku mulai pesan CD-nya ke dia dan dia sudah memperlakukanku seperti pembeli yang 'menggantungkan' nasibnya selama berhari-hari ? <br><br>Etika berjualan orang ini benar-benar parah.. Bukan begini caranya jualan..<br>Sangatlah tak etis apa yang ia lakukan ini, mengejar dan meminta data pribadi client/seller/pembeli tanpa seijin dari pembeli tersebut, Ia menganggap semua pembeli bisa dianggap dan diperlakukan seperti 'teman', Kalau cara jualannya seperti ini, lebih baik ia jualan saja ke keluarga atau teman-teman dekatnya.<br>Perlakukan client, pembeli dengan hormat, hargailah hak-hak mereka. Jangan seenaknya diperlakukan seolah-olah kita sudah dekat dengan client kita seperti ini. <br><br>Lalu tentang bagian 'orang yang memberikan no HP-ku' itu.. dimana SK bilang secara tak langsung bahwa karena 'orang yang memberikan no HP-ku' itu percaya padanya, seharusnya aku juga percaya pada SK.<br>Uh.. ok.. sepertinya dia harus mulai berhenti meng-generalisasi karakter tiap manusia.<br><br>Orang itu.. adalah orang itu.. <br>Aku.. adalah aku.. <br><br>Kita adalah 2 manusia yang berbeda, memiliki sifat, karakter yang berbeda. <br>Bagaimana bisa SK mengira aku juga akan percaya padanya seperti 'orang yang memberikan no HP-ku' ini percaya pada SK ? Aku tak kenal SK dan SK tak mengenalku, aku hanya sekedar tahu bahwa dia adalah fans YUI dan yang ia tahupun juga sama. That's it. Kelakuan 'dia saja percaya, harusnya kamu juga percaya' ini benar-benar membuatku muak. Aku tak heran jika ternyata orang ini memang tak punya pendirian alias sukanya mengikuti arus saja. <br><br>Aku bilang padanya, aku tak jadi beli lalu aku kemukakan alasanku di atas ini. <br><br>Beberapa menit kemudian, SMS balasan darinya datang. <br>Ia bilang dia tak apa kalau aku tak jadi beli, dia tak merasa rugi. <br><br>Ok, sampai di sini seharusnya masalahnya selesai.. <br>Sayangnya, tak hanya itu.. pada akhir SMS-nya dia tertawa terbahak-bahak lalu menghina 'orang yang memberikan no HP-ku' ini. <br><br>....<br>Tanganku bergetar saat membaca tulisannya ini. Aku.. sangat.. tersinggung.. marah..<br>Meskipun aku tak menyebutkan secara jelas siapakah orang tersebut, tapi mungkin kalian sudah tahu bahwa orang tersebut adalah orang yang benar-benar aku percaya, yang aku anggap sebagai teman baikku. <br>SK boleh saja menghinaku, berpikir yang tidak-tidak tentangku, tapi.. berani-beraninya ia menghina teman baikku seperti ini.. <br><br>Sigh.. <br>Tapi untuk kali ini, aku benar-benar berusaha untuk tenang.. <br>Tak ada gunanya aku berperang dengannya karena urusan di antara kita sebagai pembeli dan penjual sudah berakhir. Di dalam SMS balasanku, aku membalasnya dengan 'nuansa' yang sedikit positif, dengan maksud untuk menghentikan semua ini. dan juga mencoba membersihkan nama baik dari teman baikku ini. <br><br>Sayangnya, SK tak mau berhenti. <br>Pada SMS-SMS selanjutnya ia terus berusaha memanas-manasi, memancing emosiku dengan analogi yang.. aku rasa.. seharusnya bersifat intimidating, menyerangku ? Tapi yang aku rasakan saat membaca analogi dan serangannya terhadapku ini bukannya rasa marah, aku justru.. tertawa terbahak-bahak..Sangat konyol sekali dan tak masuk akal. Tak hanya itu, dengan analogi-nya ini, SK menggali lubang kuburnya sendiri. <br><br>Aku tak bisa ceritakan secara jelas semua analogi konyolnya ini.<br>Tapi aku akan ceritakan 1 bagian saja yang benar-benar... aduh..<br>Sebelumnya.. Ia bilang kalau dia tak rugi apa-apa kan jika aku tak jadi beli ?<br>Tapi coba lihat sikapnya yang ingin cepat-cepat jual CD-nya seolah-olah dia sedang Butuh Uang.<br>Meskipun ia tak mengakuinya secara langsung, semuanya terungkap secara jelas saat ia bilang padaku kira-kira begini, "Coba aj anda pikir dimana letak slh sy. kalau ada temen anda <span style="font-weight: bold;">kecelakaan</span> dan hanya ad anda yang bisa d hub......... (bagian selanjutnya tak perlu aku tulis.. terlalu menyedihkan untuk dibaca.. sangat tak masuk akal dan tak relevan dengan masalah yang tadi..)"<br><br>Aku suka caranya mencampuradukkan antara masalah kemanusiaan, keadaan darurat dan bisnis. XD<br>Kecelakaan, jatuh korban, berarti ada hal yang sangat mendesak yang menggugah nilai-nilai kemanusiaan, hati nurani seseorang. Keadaan seperti ini jelas sangat jauh bedanya dengan keadaan jual beli biasa seperti ini, sangat tak relevan dan sama sekali tak bisa dibandingkan.  <br>Tak hanya itu, dia juga bilang kalau ternyata town_el tak bisa diajak kerjasama. <br><br>Um.. Halo ? Ada orang di sana ? *sambil mengetuk kepala SK beberapa kali*<br>Kerjasama apa ? Siapa yang pernah mengajak kerjasama ? Apa dia bahkan tahu arti kata kerjasama ?<br>Ah.. ok.. rupanya orang ini sudah menganggap bahwa keadaan 'pembeli yang baru bilang ingin beli barang dari sang penjual' ini sudah bisa dikatakan sebagai 'kerjasama'. Parah.... <br>Ok, aku akan coba ikuti apa maunya sedikit.. katakanlah SK mengajakku bekerjasama.<br>Bagaimana bisa aku bekerjasama dengan penjual yang tak kompeten yang tak tahu etika dalam berjualan begini ? Bagaimana bisa kerjasama bisa berjalan dengan baik kalau pihak Penjual berlaku seenaknya seperti ini ? <br><br>Dan juga, hey ! Padahal katanya 'coba anda pikir di mana letak slh sy..' tetapi kok di cerita selanjutnya aku berada di posisi teman baikku ? Lagi-lagi dia berusaha melemparkan kesalahan pada teman baikku. <br><br>Nice joke dood~<br><br>Singkat kata, akhirnya pada beberapa SMS selanjutnya aku berhasil menghentikan perang ini, aku merasa aku harus menghentikan SK sebelum ia mengeksploitasi kebodohannya dan mempermalukan dirinya lebih banyak lagi.. XD<br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-10507612611.html</link>
<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 17:45:21 +0900</pubDate>
</item>
<item>
<title>Bad Mood</title>
<description>
<![CDATA[ <span style="font-weight: bold;">Current Mood: </span><img src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/037.gif" alt="メラメラ"><br><br>Pada pagi hari ini aku terbangun sekitar jam 1 malam dan menemukan ada 1 SMS masuk di Handphone-ku. Betapa terkejutnya aku saat melihat isi dari SMS tersebut. Isinya seperti ini:<br><br><span style="font-style: italic;">"Total na 149rb ama ongkos ke Surabaya"</span><br><br>Just.. what the.. <br>Dari mana orang ini tahu no HP-ku ?!? <br><br>Aku akan coba bercerita tentang kejadian 4 jam sebelumnya supaya kalian mengerti jalan ceritanya. <br><br>4 jam yang lalu, aku mendapatkan informasi bahwa SK yang merupakan salah seorang member YUI-indo, menjual CD single YUI "My Generation/Understand" dan stock-nya tinggal 1 CD saja. Karena aku tahu adikku sangat menginginkan CD ini, aku langsung saja memesan CD ini. Lokasiku di Surabaya, jadi aku juga menanyakan padanya berapa ongkos kirim dari Jakarta menuju Surabaya.<br><br>Sayangnya pada saat itu, SK sedang tak berada di rumah jadi dia tak bisa langsung merespon pesanku dan dia bilang sesampainya di rumah, akan memberiku kabar. Karena aku sudah mengantuk, aku bilang padanya untuk memberiku kabar melalui PM (Private Message) di FB. Akupun kemudian langsung tidur.. dan.. selanjutnya seperti yang sudah aku ceritakan di atas.. <br><br>Bagi yang sudah mengenalku tentunya sudah tahu.. bahwa..<br><br style="font-weight: bold;"><span style="font-weight: bold;">"Aku sangat tak suka ada orang yang berusaha mencari tahu data pribadiku lewat 'jalan belakang' atau dengan kata lain Tanpa Seijin dan Sepengetahuanku !!"</span><br><br>You wanna know about me ? Then ask me personally !<br>Aku tak memberitahumu, berarti aku tak ingin kamu tahu !<br><br>Jika kamu memang butuh data-dataku, aku akan memberikannya<br><br>Sebagai pembeli, aku tahu bahwa aku harus memberitahukan SK data-data seperti nama, alamat lengkap dan juga no HP-ku.. Fine ! Aku tahu hal itu karena ini bukan pertama kalinya aku bertransaksi bisnis. <br><br>"Aku, akan berusaha mempercayakan data diriku ke sang penjual.." begitulah yang ada di pikiranku saat itu. <br><br>Tetapi.. yang terjadi... <br>Sebelum aku sempat untuk 'mempercayai' SK (penjual), SK melangkahiku dengan mengejarku, berusaha menggali informasi tentangku, mencari tahu salah satu data pribadiku, yaitu no HP-ku.. <br><br>Penjual macam apa ini ?? Etika jual beli dari negara mana ini ?? <br>Berani-beraninya mengusik privasi pembeli bahkan sebelum Kata Sepakat antara kedua belah pihak terjadi !<br>Di saat seharusnya Pembeli merasa waspada dengan para Penjual palsu / yang suka melakukan penipuan lalu berusaha mencari tahu lebih lanjut tentang sang Penjual, Dalam kasus ini justru sebaliknya.. Penjual yang mencari tahu lebih lanjut tentang sang Pembeli ??  Just What The.......<br><br>Dia bilang seperti ini, "Pengrman brg lwt pos tikijne. Pasti hrus dksh no hp"<br><br>DUH ! *facepalm*<br>Tentu saja aku tahu hal itu ! <br>Aku sering sekali mengirimkan barang melalui TIKI JNE. <br><br>Memperlakukanku seolah-olah aku ini seperti orang yang tak tahu apa-apa.. <br>Terlebih lagi.. jeda waktu antara saat pertama aku bilang ingin beli ke dia dengan saat dia sudah menetapkan harganya... masih kurang dari 24 jam !!! Jika saja aku menggantungkan nasibnya selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, mungkin aku masih bisa maklum.. tapi yang ini.. masih belum 24 jam oi !! Tak bisakah dia menunggu sedikit lama ? Setidaknya sampai nanti pagi.. <br><br>Desperate sekali ya SK ini sampai-sampai dia berani melangkahi pembeli seperti ini ?<br><br>Sigh.. <br><br>Pada akhirnya, aku memutuskan untuk tak jadi beli CD My Generation/Understand ini dari SK.<br>Tak perlu aku beli barang dari orang sepertinya. <br><br>Lalu bagaimana dengan adikku ? <br>Yah.. tadinya aku berencana ingin memberikan CD My Generation/Understand ini sebagai sebuah surprise, tapi karena masalah ini, aku rasa jika aku batalkan rencana inipun tak apa. Dia masih bisa beli CD YUI ini sendiri suatu saat nanti. <br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-10507174277.html</link>
<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 03:19:18 +0900</pubDate>
</item>
<item>
<title>Shironeko</title>
<description>
<![CDATA[ <span style="font-weight: bold;">Current Mood: </span> <img src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/242.gif" alt="目"><br><br>おはよう。。<br><br>Pada pagi hari ini, seharusnya aku akan bercerita tentang sebuah idol group yang membuatku tergila-gila selama hampir 1/2 tahun, KARA.. Tapi tiba-tiba saja aku berubah pikiran, kali ini aku akan bercerita sedikit tentang sebuah mimpi yang baru saja aku alami, mimpi yang lumayan aneh dan juga meninggalkan kesan yang lumayan mendalam sampai saat ini. <br><br>Singkat saja.. <br>Di dalam mimpiku, aku melihat sebuah kucing berwarna putih. Aku tak tahu kucing jenis apakah ini, tapi sepertinya mirip dengan Kucing Anggora. Aku berusaha mendekati kucing tersebut tetapi tiba-tiba saja mata kucing itu bersinar merah. Kucing itu lalu menghampiriku, berjalan mengelilingiku sambil terus memandangiku. Tak lama kemudian, kucing tersebut berhenti tepat di depanku, terus memandangiku dan... <br><br>Entah darimana datangnya, aku merasakan sebuah hembusan angin yang luar biasa keras berputar mengelilingiku. Begitu kerasnya angin itu, tubuhku sampai terangkat ke udara kira-kira setinggi 30cm. Ditengah 'badai kecil' ini, aku mendengar suara.. suara seorang perempuan. Suara itu berkata padaku..<br><br><span style="font-style: italic;">"Ayo.. terbang.. sama-sama.."</span><br><br>...<br><br>Mimpiku berakhir sampai di sini.. <br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-10502087554.html</link>
<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 05:45:11 +0900</pubDate>
</item>
<item>
<title>Insomnia</title>
<description>
<![CDATA[ <span style="font-weight: bold;">Current Mood:</span> <img alt="得意げ" src="https://stat.ameba.jp/blog/ucs/img/char/char2/189.gif"><br><br>Setelah mengalami berbagai macam mimpi buruk selama 3 hari berturut-turut yang membuatku terbangun pada jam yang 'tak biasa'.. <br><br>Pada pagi hari ini, akhirnya.. aku benar-benar tak bisa tidur.. ( ￣っ￣)<br><br>Mataku, masih segar.. <br>Sama sekali aku tak merasakan ngantuk.. <br>Meskipun sebenarnya dari kemarin sore kondisi tubuhku kurang begitu baik akibat stress dan kelelahan.<br><br>Sepertinya kali ini insomnia-ku mulai kambuh lagi.. <br>..<br>BTW... <br><br>おはよう..<br><br>Phew, sudah lumayan lama juga aku tak meng-update blog-ku ini..<br>Selain karena semangat blogging-ku mulai menurun belakangan ini, aku juga tertimpa berbagai macam masalah pribadi yang.. uh.. meskipun blog ini sifatnya pribadi, tapi aku tak yakin aku bisa menceritakan mengenai masalah ini di sini. Yah, tentang masalah yang satu ini, biarlah 'orang yang paling aku percaya di dunia ini' saja yang tahu.. <br><br>Sebenarnya ada 1 lagi sih alasan mengapa aku tak bisa share tentang hal itu di sini. <br>Dan alasannya adalah.. karena seseorang yang berinsial R tahu keberadaan blog pribadiku ini.<br>Bagi yang belum tahu, R adalah salah seorang <span style="font-weight: bold;">fans</span>-ku.. <br>...<br>Yeah, I'm serious about that.... (￣_￣ i)<br>Aku punya fans.. dan sampai sekarangpun aku masih tak percaya hal ini.. <br>Bagaimana orang-orang ini bisa suka padaku masih menjadi misteri buatku.. <br>Mungkin saja mereka hanyalah orang-orang yang 'matanya minus 300' alias punya selera cowok yang luar biasa buruk lol. <br><br>Benar-benar deh.. bisa-bisanya ada cewek yang suka padaku.. Kiamat, sudah dekat.. (;´Д`)ノ<br><br>Uh well..<br><br>Anyway, bagi yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian.. <br>Aku hanya ingin bilang.. <br><br>WOI AYO MULAI BELAJAR !!!!   (￣□￣)/ <br>
]]>
</description>
<link>https://ameblo.jp/townel/entry-10494931998.html</link>
<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 03:30:20 +0900</pubDate>
</item>
</channel>
</rss>
